Cara Mencari Persentase Keuntungan Saham di Excel

2 min read

cara mencari persentase keuntungan

Pada kali ini akan dibahas mengenai bagaimana cara mencari persentase keuntungan, baik itu dari penjualan maupun investasi berupa saham. Meskipun penting, sayangnya masih cukup banyak orang belum mengetahui hal ini. Hasilnya, tanpa perhitungan matang maka keuntungan akan menjadi tidak jelas sehingga kurang bisa melakukan evaluasi ke depannya. Oleh karena itu, silakan penjelasan lengkap berikut ini.

Cara mencari persentase keuntungan

Baca Juga : Cara Menghitung Persen

Cara Menghitung Persentase Keuntungan di Excel

Pertama adalah tentang menghitung persentase untung menggunakan salah satu aplikasi pengolah data seperti Microsoft Excel. Anda bisa menggunakannya ketika memiliki bisnis atau berjualan barang tertentu. Pada dasarnya, di dalam penjualan hanya akan ada dua patokan, yakni untung serta rugi. Dari data tersebut, nantinya pebisnis bisa melakukan evaluasi dalam menjalankan usaha.

Lalu, bagaimana cara perhitungannya? Sebenarnya cukup sederhana, formula dasar perhitungan tersebut adalah:

Persentase Untung = (Harga jual – harga beli) / harga beli x 100%

 Cara Menghitung Persentase Keuntungan di Excel

Menariknya, karena Microsoft Excel merupakan aplikasi pengolah data, maka ada berbagai format bisa digunakan seperti persen sehingga akan menjadi lebih praktis. Sebagai contoh, sebuah tablet dibeli seharga Rp1.200.000,00. Kemudian, gadget tersebut dijual seharga Rp1.300.000,00. Jika dilihat dari nominalnya, bisa dikatakan penjualan tersebut untung. Untuk menghitung persentase keuntungan, ikuti langkah berikut.

  • Buat tabel seperti gambar
  • Masukkan harga beli dan harga jual
  • Hitung selisih harga beli dan harga jual sehingga C2=B2-A2
  • Hitung persentase keuntungan, yakni menggunakan rumus =C2/A2
  • Hasil akan muncul dalam nominal angka
  • Untuk mengubahnya dalam format persen, klik CTRL + angka 1
  • Klik Number
  • Pilih Percentage
  • Klik OK

Menghitung persentase keuntungan

Ketahui :

Cara Menghitung Persentase Keuntungan Saham

Investasi saham akhir-akhir ini memang sedang cukup populer. Tidak hanya kalangan orang dewasa, anak muda pun sudah mulai sadar akan salah satu investasi tersebut. Namun, beberapa orang masih belum mengetahui secara pasti mengenai perhitungan keuntungan saham. Padahal, sebagai seorang investor, pengetahuan tersebut benar-benar wajib dimiliki.

judul gambar

Jika sudah bergerak di investasi ini, mungkin Anda akan menemui bahwa format keuntungan serta kerugian akan ditampilkan dalam bentuk persen. Untuk kerugian biasanya ditandai warna merah, sedangkan keuntungan menggunakan warna hijau. Lalu, bagaimana sebenarnya cara melakukan perhitungan untungnya? Secara garis besar, terdapat dua macam keuntungan, yakni capital gain serta deviden.

1. Capital Gain

Secara garis besar, capital gain merupakan untung yang akan didapatkan seorang investor dari aktivitas penjualan saham dengan harga lebih tinggi dibandingkan ketika membeli. Sebagai contoh, Anda membeli saham perusahaan C seharga Rp2.000,00 per lembar sebanyak 100 lembar. Seiring berjalannya waktu, saham tersebut berhasil terjual seharga Rp2.500,00 per lembar.

Rumus capital gain

Dari contoh tersebut, artinya untung capital gain yang didapatkan adalah Rp2.500.000,00 – Rp2.000.000,00, yakni Rp500.000,00. Kemudian, silakan hitung persentase untung menggunakan rumus % Untung = (Nominal keuntungan / modal awal) x 100%. Artinya keuntungan berdasarkan contoh di atas adalah (Rp500.000,00 / Rp2.000.000,00) x 100% = 20%.

2. Deviden

Selanjutnya, untung juga bisa berupa deviden. Deviden merupakan keuntungan investasi berdasarkan pembagian keuntungan dari perusahaan tersebut. Sebagai contoh, perusahaan Sinar Abadi mampu menghasilkan profit sebesar 1 triliun rupiah. Kemudian, berdasarkan rapat umum pemegang saham, diputuskan 500 miliar akan dibagikan kepada pemegang saham.

cara menghitung persentase keuntungan saham

Apabila total saham perusahaan tersebut adalah 50 juta lembar, artinya setiap lembar saham akan mendapatkan deviden sebesar Rp10.000,00. Jika Anda memiliki 100 lembar saham, artinya keuntungan devidennya adalah Rp1.000.000,00. Tentu saja setiap perusahaan memiliki besaran berbeda-beda karena angka tersebut hanya sebuah contoh perhitungan saja.

Untuk menghitung persentasenya, caranya cukup mudah, yakni hampir sama hanya membagi nominal dengan modal awal, kemudian kalikan 100%. Misal, modal pembelian 100 lembar saham adalah Rp100.000.000,00.

Jadi, perhitungannya adalah (Rp1.000.000,00 / Rp100.000.000,00) x 100% = 1%.

Perbedaan antara deviden dengan capital gain adalah Anda tidak perlu menjual saham terlebih dahulu guna menikmati keuntungan tersebut. Namun, setiap perusahaan memiliki kebijakan tersendiri, apakah akan membagikan deviden dalam bentuk tunai atau non tunai.

Artikel Terkait :

Jadi, mulai sekarang Anda sudah mengerti tentang cara mencari persentase keuntungan baik dari penjualan barang maupun investasi saham. Pengetahuan ini akan menjadi bekal cukup penting, terutama jika Anda merupakan pelaku usaha atau seorang investor.

judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published.