Download Rumus Cara Perhitungan PPn & PPh 21 Terutang di Excel

Download perhitungan PPn dan PPh Pasal 21, 22 di ExcelPPN atau Pajak pertambahan Nilai adalah pajak yang diambil dari pertambahan nilai yang ada disebabkan adanya penggunaaan faktor-faktor produksi oleh PKP (Pengusaha Kena Pajak) yang memproduksi, menyediakan serta memperdagangkan Barang Kena Pajak (BKP) juga Jasa Kena Pajak atau JKP.

download perhitungan pph 21 excel

Di artikel kali ini, kita akan belajar mengenai pengertian PPn, PPH, Apa itu PPH terutang, PPh 21 dan 22. Dan di akhir artikel, Anda dapat download rumus cara perhitungan PPh 21 dalam format Excel.

Objek PPh Pasal 22

PPH Pasal 22 / PPh Pembelian barang adalah pungutan atau iuran pajak dilakukkan oleh suatu pihak kepada wajib pajak yang terkait dengan perdagangan suatu barang.

Ketentuan PPH 22 sangat kompleks tergantung banyak faktor mulai dari tarif, objek itu sendiri sampai variasi dalam setiap pungutan pajak.

Objek PPh Pasal 22

Cara menghitung PPn dan PPh via online-pajak.com

Objek PPh pasal 22 ini lebih ditekankan pada barang-barang dagangan yang menguntungkan dimana keuntungan dari transaksi perdagangan ini didapat oleh penjual ataupun pembeli itu sendiri. Jadi PPh ini bisa diterapkan saat proses pembelian suatu barang atau penjualan suatu barang.

PPH 22 ini dipungut oleh siapa?

  1. Bendahara Pemerintah Pusat / daerah lembaga ataupun instansi pemerintah terkait pembayaran maupun penyerahan suatu barang.
  2. Badan swasta ataupun pemerintah yang terkait dalam bidang import atau usaha lainnya.
  3. Wajib Pajak Badan yang menjual barang sangat mewah.

 

Tarif PPn dan PPH

  • Tarif PPN pembelian barang adalah 10 persen dari DPP atau Dasar Pengenaan Pajak dari barang itu sendiri.
  • Tarif PPH Pasal 22 sebesar 1,5 persen dari harga pembelian. Ini tidak termasuk PPN dan tidak final.
  • Tarif PPh 22 ini ada pada UU PPH butir 2, 3 dan 4.

 

Cara menghitung PPN dan PPH di Excel

Sebelum kita mengetahui cara menghitung PPN dan PPH dengan bantuan Ms Excel, ketahui dahulu batasan nominal belanja dari usaha atau bidang lainnya. Pemungutan pajak dilakukan bila:

  1. Belanja barang yang memiliki harga atau nilai diatas Rp.2.000.000 dikenakan PPN dan PPH 22.
  2. Belanja barang dengan harga dibawah Rp.2.000.000,- hanya dikenakan PPN saja.
  3. Dalam peraturan yang sama, bila pembayaran dilakukan oleh pemungut seperti BUMN maka:
  4. Belanja barang dengan harga dibawah Rp.10.000,- hanya terkena PPN saja.
  5. Belanja barang diatas Rp.10.000.000 terkena PPN dan PPH.

 

Contoh menghitung PPN dan PPH

Pada tanggal 22 Desember 2022, terjadi transaski pembelian 1 unit komputer seharga Rp.5.400.000,-. Pemungut pajaknya adalah bendahara pemerintah. Oleh karenanya, pembelian komputer tesebut terkena PPn dan PPh.

Berapa PPn dan PPh dari pembelian barang tersebut?

 

Jawab:

Dasar Pengenaan Pajak (DPP) adalah 100/110 X Rp.5.400.000 = Rp.5.000.000

PPN yang dipungut = 10% X Rp.5.000.000

PPH Pasal 22 adalah:

DPP = Rp.5000.000

PPH Pasal 22 = 1,5% X Rp.5.000.000 = Rp.75.000

 

Baca Dulu: Ekstensi Yang digunakan Pada Microsoft Office Excel

Cara menghitung tarif PPh Pasal 21 di Excel

PPh Pasal 21 atau kita sebut saja PPh 21 adalah tarif pajak atas penghasilan berupa upah, gaji honorium, tunjangan serta pembayaran lainnya yang berhubungan dengan suatu pekerjaan serta kegiatan. Kegiatan ini dilakukan oleh pribadi subjek pajak di dalam Negeri (Indonesia).

Jika terdapat beberapa data untuk dihitung, maka Anda dapat menggunakan program Excel untuk menghitung PPH 21 ini.

Baca juga: Untuk Membuat Garis Tabel Dalam Ms Excel Adalah

Bila Anda memiliki beberapa karyawan, untuk menghitung tarif PPH 21 secara manual akan memakan waktu berjam-jam. Dengan menggunakan aplikasi Excel, maka menghitung PPH 21 ini akan berlangsung cepat.

Untuk melakukan perhitungan tarif PPH 21, Anda harus memasukan beberapa komponen di Excel seperti:

  1. Gaji karyawan
  2. Perhitungan Tidak Kena Pajak (PTKP) sesuai dengan status pernikahan atau jumlah tanggungan dari pekerja perusahaan tersebut.
  3. Tarif PPH 21
  4. Penghasilan Kena Pajak (PKP)
  5. BPJS Ketenagakerjaan
  6. Biaya jabatan
  7. Tunjungan lain jika ada

 

Langkah perhitungan tarif PPH 21 terbaru memakai Excel

a) Buat tabel untuk data seperti dibawah ini, dengan komponen yang bisa Anda sesuaikan, tergantung kebutuhan.

membuat tabel tarif pph 21

b) Membuat Dropdown pada cell E4, yakni NPWP dan Non NPWP. Caranya adalah letakkan pointer di cell aktif E4. Pilih tab DATA. Pada group Data Tools klik Data Validation. Maka akan muncul jendela baru. Di bagian Allow pilih List, maka akan muncul kotak Source. Tulis: NPWP, Non NPWP, lalu klik OK.

Membuat Dropdown

Hasilnya, akan muncul menu drop down NPWP dan Non NPWP seperti dibawah ini.

Membuat Dropdown

c) Masih dengan cara yang sama, sekarang kita buat drop down untuk Status Pernikahan.

Silahkan pilih cell aktifnya di kolom E5, pilih tab DATA –> group Data Tools –> Data Validation –> pada tab Setting pilih bagian Alow pilih List.

Pada bagian Source masukkan: TK/0, K/0, K/1, K/2, K/3. Jadinya akan seperti ini:

drop down untuk Status Pernikahan

Baca Dulu: Rumus Growth di Excel

Rumus PPh 21 terutang di Excel

1. Rumus total Penghasilan Bruto

Berikutnya membuat rumus total penghasilan bruto. Disini Anda diharuskan memasukan penghasilan karyawan secara manual lalu menjumlahkan semuanya dengan rumus SUM, hasilnya ada di cell E15 atau = Rp.3.540.000.

2. Menghitung pengurang penghasilan bruto

Rumus untuk mendapatkan nilai PPh 21 selanjutnya adalah menghitung pengurang penghasilan bruto. Untuk biaya jabatan adalah 5% dari penghasilan bruto. Jadi 5/100 X Rp.3.540.000 = 177.000.

Baca juga: Rumus Pengurangan di Excel

Berikutnya masukan komponen lain jika ada, misal Iuran pensiun, iuran jaminan hari tua, jika ada.

Selanjutnya jumlah pengurang penghasilan Bruto tersebut dengan rumus penjumlahan (SUM), hasilnya = 287.000.

3. Membuat penghasilan netto dalam sebulan

Rumus penghasilan netto (sebulan) = Penghasilan Bruto – Pengurang Penghasilan

4. Rumus penghasilan netto (setahun) = Penghasilan netto sebulan x 12

5. Rumus Penghasilan Tidak kena Pajak (PTKP)

Rumus ini sesuai dengan ketentuan berdasar atas status perkawinan, yakni sebagai berikut:

Rumus Penghasilan Tidak kena Pajak

Perhitungan PPh 21 tahun 2021 di Excel yakni dengan memanfaatkan rumus IF Excel. Syntagsnya:

=IF(cell tempat meletakkan Penghasilan Tidak kena Pajak-“Jenis PTKP”,Nilai PTKP yang bersangkutan)

 

Misalnya status perkawinannya adalah belum kawin atau TK/0, maka untuk menghitung semua status perkawinan di cell E23 (PTKP) yaitu:

=IF(E5=”TK/0″,24300000,IF(E5=”K/0″,26325000,IF(E5=”K/1″,28350000,IF(E5=”K/2″,30375000,IF(E5=”K/3″,32400000)))))

 

6. Rumus PPH 21 Terutang 1 tahun

Rumus PPH 21 terutang setahun = Penghasilan netto – PTKP X Tarif pajak

Untuk tarif Pajak sesuai dengan pasal 17 ayat 1 UU Nomor 36 Thn. 2008. Kita dapat memakai rumus IF kembali guna menghitung PPh 21 terutang setahun ini.

Misalnya pada cell E24 menggunakan syntags sebagai berikut:

=IF(AND(E22-E23)>0,E22-E23<=50000000)*(E22-E23)*5%

 

Maka didapatkan PPH 21 terutang setahun sebesar 736,800.

7. PPH 21 Terutang sebulan

Tarif PPh 21 bagi orang yang tidak mempunyai NPWP lebih tinggi dari normal sebesar 20%.

Untuk menghitung PPH 21 Terutang sebulan:


=IF(E4=”NPWP”,E24/12,IF(E4=”Non NPWP”,(E24/12)*120/100))

 

Baca Juga: Rumus CAGR Excel Dalam Laporan Keuangan Perusahaan

Hasilnya, PPh 21 terutang sebulan = 61,400

Nah demikian pembahasan tentang cara menghitung PPn dan PPh Pasal 21 terutang di Excel serta PPh pasal 22. Mengenai perhitungan PPh 21 terhutang, kami berharap bisa diterima dan jelas bagi kita semua. Anda juga bisa download rumus perhitungan PPh 21 dalam format Excel dibawah ini. Namun like dan share dulu ya agar kami bersemangat dalam membuat konten bermanfaat.

Download Cara Perhitungan PPn & PPh 21 Terutang di Excel

Leave a Reply