Apa Perbedaan Rumus Max dan Min Dalam Microsoft Excel?

Perbedaan rumus Max dan Min dalam Microsoft Excel — Siapa yang belum tahu dengan Microsoft Excel? Ya, Excel merupakan software yang banyak digunakan karena memiliki beragam fungsi yang berguna di dalamnya. Biasanya dasar Excel sudah diajarkan dalam pendidikan di bangku sekolah menengah pertama. Pengenalan dasar ini dimaksudkan supaya pelajar bisa mempersiapkan diri untuk ke jenjang selanjutnya.

apa perbedaan rumus max dan min dalam Microsoft Excel

Pada awal kehadirannya Excel pada tahun 1985 hanya bisa digunakan pada mac OS. Saat itu namanya pun belum dibubuhi dengan Microsoft. Sebab kesamaan nama dari perusahaan financial lainnya, Excel di tuntut dan akhir tuntutan Microsoft kalah. Sehingga sejak saat itu Excel berganti nama menjadi Microsoft Excel. Selain itu Microsoft juga membeli nama dari software perusahaan tersebut agar tidak terjadi masalah dikemudian hari  dan mematenkannya menjadi Microsoft Excel.

Di dalam Microsoft Excel terdapat banyak rumus-rumus yang dapat memudahkan kamu dalam pengolahan data. Microsoft Excel sendiri sudah didukung bahasa pemrograman VBA di dalamnya, sehingga hal tersebut menambah kemampuan Excel dalam melakukan automatisasi dan menjalankan fungsi-fungsi yang ada dalam Excel.

Baca Dulu: Fungsi Insert Cell Pada Microsoft Excel

Fungsi Nilai Max dan Min pada Excel

Dalam Excel terdapat banyak fungsi rumus dasar yang paling banyak digunakan pada aktivitas sehari-hari. Rumus-rumus otomatis ini dapat memudahkan dalam proses pengolahan data pada pekerjaan kamu. Kemampuan menjalankan fungsi-fungsi nilai yang ada pada Excel akan banyak dicari pada era sekarang. Karena Microsoft Excel juga digunakan oleh sebagian besar perusahaan-perusahaan dalam pengerjaan laporan atau sebagai penunjang dari  software laporan keuangan lainnya.

Fungsi nilai yang ada pada Excel salah satunya yaitu Max dan Min. Fungsi Max digunakan oleh seseorang yang ingin mencari atau mengetahui nilai tertinggi atau terbesar pada sebuah data. Sedangkan fungsi Min digunakan oleh seseorang untuk mengetahui nilai terendah atau terkecil pada sebuah data yang mereka miliki.

Baca Dulu: Cara Membuat Formula Rumus Pengurangan Persen Di Excel

Cara Menggunakan Fungsi Max pada Excel

Berikut cara menggunakan fungsi Max yang ada pada Excel:

Rumus fungsi Max yaitu

=Max(Number1; [Number2]; …)

 

Cara penggunaan rumus tersebut yaitu misalkan kamu ingin mencari nilai tertinggi atau nilai terbesar dari sekumpulan data nila matematika anak di kelas seperti contoh di bawah ini:

AB
1NamaMatematika
2 Maya70
3 Lana85
4 Sinta90
5Puspa75
6Citra93
Nilai Tertinggi

Untuk mengetahui berapa nilai Max pada data tersebut kamu hanya cukup mengetik rumus pada kolom nilai tertinggi pada range B “=Max(drag kolom B2 sampai kolom yang ingin kamu cari nilai maksimumnya B6)” kemudian tekan “Enter

Maka nantinya akan muncul tampilan “=Max(B2;B6)” setelah di enter maka kamu akan dapat hasil nilai tertinggi dari sekumpulan data tersebut yaitu 93.

Baca Juga: Cara Menggunakan Rumus IF Dengan Banyak Kriteria

Cara Menggunakan Fungsi Min pada Excel

Berikut cara untuk mengetahui nilai Min atau nilai tertinggi dari sebuah data:

Rumus Fungsi MIN yaitu:

=MIN(Number1;  [Number2]; …)

 

Cara menggunakan rumus untuk mencari nilai tertendah atau terkecil dari sebuah data tersebut yaitu sebagai contoh seperti dibawah ini:

AB
1NamaMatematika
2 Maya70
3 Lana85
4 Sinta90
5Puspa75
6Citra93
Nilai Tertinggi

 

Untuk mengetahui berapa nilai MIN atau terendah dari data di atas yaitu kamu hanya perlu mengetikkan rumus MIN pada kolom nilai tertinggi seperti berikut “=MIN(drag kolom B2 sampai kolom B6)” setelah itu tekan “Enter” pada keybord kamu.

Nantinya akan muncul tampilan “=MIN(B2;B6)” pada kolom rumus fungsi tersebut. Setelah kamu tekan enter maka akan didapatkan hasil nilai terkecil dari sekumpulan data diatas yaitu 70.

Artikel Terkait:

Nah itulah perbedaan fungsi MIN dan Max yang ada pada Excel. Cara mengopersikannya pun sangat mudah. Untuk kamu yang ingin mencari nilai tertinggi atau nilai terendah kedua, keempat dan seterusnya maka kamu harus menggunakan fungsi rumus Excel LARGE dan SMALL. Gimana, Mudah Bukan? Terima kasih sudah berkunjung di Panduan Office, semoga artikel bermanfaat.

Leave a Reply