Cara Mencari Standar Deviasi (Simpangan Baku) di Excel 2013

Cara menghitung simpangan baku di Excel – Artikel kali ini akan mengupas seputar cara mencari standar deviasi di Excel 2013. Versi Excel lainnya baik 2017, 2010 – 2016 tak berbeda jauh kok. Apa kalian tahu apa itu standar deviasi atau simpangan baku? Menurut Wikipedia, simpangan baku adalah ukuran sebaran statistik yang sangat lazim. Secara singkat bisa dijelaskan bahwa standar deviasi ini adalah mengukur nilai dari suatu data yang tersebar. Bisa juga didefinisikan sebagai rata-rata jarak penyimpangan titik data dari nilai rata-rata suata data.

Definisi dari simpangan baku yaitu akar kuadrat varian. Standar deviasi ini adalah bilangan tak-negatif serta mempunyai satuan yang sama dengan suatu data. Contohnya, apabila suatu data diukur dalam satuan meter, maka simpangan bakunya juga diukur dalam satuan meter juga.

cara mencari standar deviasi di excel

Kita ketahui, Microsoft Office Excel ini berperan penting di pengolahan data. Mulai dari pengolahan data sederhana sampai data kompleks / rumit. Termasuk cara mencari nilai standar deviasi di Excel.

Cara menghitung standar deviasi di excel kali ini kita gunakan soal yang simpel saja. Sehingga kita gampang memahami proses penerapan standar deviasi di program Excel.

Sebelumnya kita sudah membahas tentang Cara Mencari Mean di Excel. Anda bisa membaca artikel tersebut untuk mengetahui seputar mean di Excel.

Baca Dulu:

 

Cara mencari standar deviasi di Excel 2013

Standar deviasi adalah ukuran yang digunakan didalam mengukur jumlah sebaran atau macam dari deretan nilai data.

Makin rendah value standar deviasinya, semakin mendekati nilai rata – rata. Apabila nilai standar deviasinya tinggi maka akan tambah lebar rentang variasi datanya. Jadi, standar deviasi ini adalah tingginya perbedaan dari suatu nilai sampel terhadap rata – rata.

Standar deviasi kita sebut juga simpangan baku. Simbolnya alfabet Yunani sigma σ atau layaknya huruf s dipenulisan latin. Di bahasa English sendiri, standar deviasi disebut standar deviation.

Standar deviasi memberikan bermacam sampel berguna mendapatkan kelompok populasi data.

Contohnya,

Saat ingin mengetahui nilai murid pada suatu kabupaten X. Populasi ada 50.000, diambil 5000 orang. Menurut riset itu kita dapatkan data standar deviasi tertentu. Bertambah besar standar deviasinya, keragaman sampel akan makin besar.

 

Misal:

Siswa SMP Bakti Karya telah mengikuti tes TIK. Nilai nama Anak SMP tersebut ialah:

70, 80, 70, 75, 85, 90, 90, 85, 95

Menurut baris bilangan itu, bagaimana cara mencari nilai standar deviasi aplikasi Excel?

cara mencari nilai standar deviasi

Setelah input ke aplikasi Excel, tulis syntaks standar deviasinya:

=STDEV(number1; number 2; dst)

 

Rumus standar deviasi data tabel Excel tersebut :

=STDEV(B4:B12)

 

Menerapkan formula Excel ini, maka dihasilkan seperti dibawah ini:

cara mencari nilai standar deviasi

Dari syntak Excel itu didapatkan standar deviasi nya adalah 9.05.

 

Catatan:

  • Hal dimana harus kita perhatikan mengenai rumus Excel standar deviasi =STDEV(B4:B12):
  • STDEV, mengasumsikan bila argumen ialah contoh untuk populasi.
  • Jika data terwakili semua populasi, guna menghitung deviasi standar memakai STDEVP.
  • B4:B12 adalah kondisi bisa berubah tergantung dari angka diaman mau kamu hitung.
  • Standar deviasi dihitung menggunakan “n-1”.
  • Argumen bisa merupakan nama, nilai, array atau referensi dimana terdapat angka.
  • Bila input berupa nilai logis, representasi teks angka pada referensi dimana ini bagian dari perhitungan, pakai STDEVA.
  • Jika argumen berupa referensi, hanya nomor yang sobat hitung. Nilai teks, logis juga kesalahan akan terabaikan.
  • Teks serta nilai kesalahan tak dapat kalian terjemahkan ke angka dimana menyebabkan error.

 

Contoh Soal 1

Diketahui data umur berbunga padi (dalam hari) 84, 86, 89, 92, 82, 86, 89, 92, 80, 86, 87, 90.

Carilah standar deviasi menurut data tersebut.

contoh soal standar deviasi

Berikutnya akan dihitung:

cara menghitung standar deviasi

Nilai standar deviasi data umur berbunga pada diatas: 3,73.

 

Contoh soal 2

Hasil ulangan Bahasa Inggris Toni berturut – turut: 91, 79, 86, 80, 75, 100, 87, 93, 90 serta 88. Yang jadi pertanyaan yaitu berapa simpangan baku dari nilai ulangan tersebut?

Yang ditanyakan adalah simpangan baku dari data populasi. Maka terapkan rumus simpangan baku untuk populasi.

Terlebih dahulu cari nilai rata – ratanya.

soal simpangan baku

Selanjutnya masukkan rumus:

rumus simpangan baku

Dengan memakai rumus deviasi didapat 6,759.

Bila pada soal menyebutkan sampel (bukan populasi), maka memakai (n-1).

 

Manfaat Standar Deviasi

Pada umumnya, standar deviasi dipakai oleh orang yang berkecimpung dalam dunia statistik. Mereka sangat memperhitungkan apakah sample data mewakili seluruh populasi. Berikut ini beberapa fungsi standar deviasi:

  1. Memberi gambaran rentang nilai, baik maksimal maupun minimal dari data yang diperoleh.
  2. Memberikan gambaran nilai rata – rata berkaitan persebaran data.
  3. Menggambarkan kualitas sampel, apakah mewakili data populasi ataukah tidak?
  4. Dari segi ilmu fisika, memberi gambaran nilai ketidakpastian saat mencoba penghitungan secara berulang.

Baca Juga:

Cara mencari standar deviasi di Excel memang tidaklah terlalu sulit. Namun untuk menentukan sampel data yang benar – benar mewakili bukan perkara yang mudah. Oleh karena itu perlu melakukan beberapa kali tes untuk memperoleh hasil yang lebih akurat. Semoga ulasan cara mencari simpangan baku di Excel ini bermanfaat bagi kita semua. Salam praktek!

Leave a Reply